Monday, 8 April 2013

WONOGIRI LONGSOR : Satu Rumah Rusak


WONOGIRI–Dinding rumah milik Dinomo, 70, warga Dusun Kopen RT 001/RW 012 Desa Bero, Kecamatan Manyaran, ambrol karena tertimbun longsor, Minggu (7/4). Hal itu terjadi akibat hujan deras sejak pukul 12.00 hingga saat ini.

Kepala Desa Bero, Joko Pramono, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. “Sekitar pukul 12.00 WIB, turun hujan deras. Tiba-tiba, sekitar pukul 15.00 WIB, terjadi longsor dan merusak dinding sisi timur rumah Pak Dinomo. Saat itu rumah dalam keadaan kosong karena Pak Dinomo sedang di rumah anaknya di dusun lain,” katanya saat dihubungi Solopos.co,, Minggu (7/4/2013) malam.



Ia menambahkan pada Sabtu (6/4/2013) juga turun hujan deras mulai pukul 14.45 hingga pukul 20.30 WIB sehingga warga mengungsi di SDN 3 Bero dan takut pulang ke rumah. “Rumahnya permanen. Kami belum bisa menghitung kerugiannya karena kami belum berani naik ke atas [lokasi longsor]. Sebab, ini masih hujan deras,” ujarnya.

Camat Manyaran, Ahmad Trisetyawan Bambang Hermawan, mengatakan longsor tersebut bagian dari tebing yang retak di atas 48 rumah warga di Dusun Kopen. “Sebelumnya, longsor kecil pernah terjadi di tempat itu. Tapi, baru tadi siang [Minggu], longsornya cukup besar dan merusak satu rumah milik warga,” katanya, Minggu.

Ia menambahkan kini mayoritas warga mengungsi di SDN 3 Bero, sedangkan lainnya ada yang mengungsi di rumah kerabatnya di dusun lain. Sebab, lanjut dia, warga takut jika ada longsor susuluan karena keadaan masih hujan deras.

“Kondisinya masih menghawatirkan, apalagi ini masih hujan deras. Kami juga belum berani naik untuk memeriksa kondisi terakhir. Kami khawatir ada longsor susulan dan dikhawatirkan lebih membahayakan,” imbuhnya

Sumber: solopos

No comments:

Post a Comment