Saturday, 20 April 2013

Maling Uang Dihakimi Masa Di Sungai

ilustrasi
ilustrasi

IINFOWONOGIRI.CO.ID – NGADIROJO – Nasib sial dialami Supriyadi (45) warga Jl Imam Bonjol Nomor 147A RT 02 RW 05 Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Jumat (19/4) siang ayah dua anak ini menjadi bulan bulanan warga peduduk Dusun Randusari, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo.

Gara gara tertangkap tangan diduga telah mencuri uang Rp.470.600, di rumah penduduk warga setempat. Akibatnya dia babak belur. Beruntung emosi warga tidak kebablasan, sehingga nyawa pria berkulit coklat tua ini terselamatkan.

Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani melalui Kapolsek Ngadirojo AKP Dhofari mengemukakan pria kelahiran Lampung itu dikeroyok massa setelah kepergok mencuri di rumah Sutik Setyanto (29) warga Dusun Randusari RT 04 RW 04 Desa setempat. Aksi pencurian itu dilakukan sekira pukul 10.00 WIB.
Modusnya, pelaku menyasar rumah kosong. Setelah memastikan sasaran, pelaku beraksi dengan cara menjebol jendela dengan alat yang telah disiapkan. Setelah berhasil masuk, pelaku berhasil mencuri uang di dalam amplop dan di dalam dompet milik korban di dalam rumah. Setelah berhasil mencuri uang pelaku kabur.
Nahas, saat keluar dari tempat kejadian, ada warga yang mengetahuinya. Spontan warga menerikainya maling. Warga tetangga yang mendengar teriakan itu, merespon spontan. Sekira 50-an warga dari tiga lingkungan RT berduyun duyun medatangi TKP. Mengetahui masa berdatangan, pelaku melarikan diri menyerberangi sungai.
Nahasnya dari seberang sungai sisi Timur Dusun, juga telah banyak masa yang mengepung di tepi sungai. Pelaku panik, lalu menyelam ke dalam air di sungai. Warga yakin pelaku masih berada di dalam sungai itu. Warga berusaha menunggui sambil melempari kedung sungai. Upaya warga berhasil. Pelaku muncul kembali. Saat itulah warga menangkap dan menghadiahinya dengan bogem.
“TKP rumah itu kosong. Pelaku merobek jendela rumah belakang. Pelaku keluarnya juga melalui pintu belakang, namun ketahuan warga ” ujarnya. Usai tertangkap, pelaku diserahkan ke polisi. Saat diinterogasi polisi, pelaku mengakui merencanakan aksinya di Wonogiri. “Pelaku itu mantan TKI di Malaysia, tapi sekarang nganggur, dia butuh uang untuk makan,” katanya.[Bagus]

Sumber: infowonogiri

No comments:

Post a Comment