Saturday, 20 April 2013

Kelangkaan BBM ,Harga Elpiji 3 Kg Terus Naik



Pangkalan elpiji di Watuagung Baturetno | Foto Bagus
Pangkalan elpiji di Watuagung Baturetno | Foto Bagus
INFOWONOGIRI.CO.ID – BATURETNO – Kelangkaan bahan bakar elpiji bersubsidi di Wonogiri telah terjadi sejak akhir Maret lalu, dan terus terjadi kelangkaan hingga pertengahan April ini. Kondisi terebut menyebabkan harga bahan bakar elpii menjadi lebih mahal dari harga dasar/harga eceran tertinggi adalah Rp.14.500/tabung 3kg.

Di beberapa pelosok desa di Kabupaten Wonogiri harga eceran telah mencapai Rp.17 ribu/tabung ukuran 3kg. Dampaknya, pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengandalkan elpiji bersubsidi kesulitan menjalankan roda usahanya. Seperti dialami oleh PKL, warung makan dan lain lainnya.
Jumadi salah satu pedagang “HIK Jumadi” di kota Kecamatan Jatisrono, menuturkan, kelangkaan dan mahalnya tabung elpiji ukuran 3kg terjadi sejak bahan baka solar subsidi langka. “Terus terang saya mengeluh, tidak hanya saya pedagang di sini juga sama mengeluhkan semuanya. Elpiji sulit didapat sejak satu bulan lalu,” ujar Jumadi pedaga HIK asal Kroya Cilacap ini.
Terpaksa Jumadi dan kawan kawan PKL berani membeli elpiji bersubsidi dengan harga tinggi. “Di sini harganya Rp.17 ribu sampai Rp.18 ribu pertabung 3kg. Terpaksa tetap beli,” ujar Jumadi. Hal yang sama dikemukakan oleh Ratmi dan Sardiyanto pedagang sate ayam di terminal Pasar Jatisrono. Sebab jika tidak membeli elpiji, maka tidak bisa berjualan.
Pedagang pasar Baturetno juga mengalami hal yang sama. Seperti dikemukakan oleh Zaenudin. Menurutnya, sudah dua hari ini, seluruh stok elpiji bersubsidi di pangkalan di Baturetno sudah kosong. Dalam sepekan, pangkalan itu mendapat jatah 730 tabung elpiji bersubsidi. “Pasokannya tetap, tapi permintaan melonjak,” kata Zaenudin.
Seorang pemilik pangkalan elpiji di Baturetno membenarkan, bahwa kelangkaan elpiji terjadi sejak hampir sebulan ini. Menurutnya kelangkaan itu merata, tidak hanya di wilayah Baturetno. Tetapi telah merata sampai di Giriwoyo, Giritontro, dan Pracimantoro. Buktinya sejumlah pembeli elpiji di Baturetno datang dari ketiga wilayah kecamatan itu.[Bagus]

Sumber: infowonogiri

No comments:

Post a Comment