Monday, 8 April 2013

Rp20,9 Miliar untuk Urusi Jalan di Wonogiri

Ilustrasi perbaikan jalan. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

WONOGIRI--Pemkab Wonogiri menyiapkan anggaran total Rp20,9 miliar untuk mengurusi jalan. Namun, anggaran yang cukup besar itu hanya mengkaver 30% dari total 1.011,62 kilometer (km) jalan kabupaten dan 725 km jalan kampung yang harus ditangani.



Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wonogiri, anggaran Rp20,9 miliar untuk penanganan jalan di kabupaten ini terdiri atas lima pos anggaran. Antara lain, pemeliharaan jalan berkala Rp1,96 miliar, peningkatan jalan Rp5,68 miliar, pemeliharaan rutin jalan Rp6,56 miliar, dana alokasi khusus (DAK) pemeliharaan jalan Rp5,42 miliar dan bantuan provinsi untuk penanganan jalan Rp1,18 miliar.

Kepala DPU Wonogiri, Sri Kuncoro, kepada Solopos.com, Sabtu (6/4/2013), menjelaskan wilayah Wonogiri yang luas dengan banyaknya jalan membuat anggaran yang tersedia tidak mampu mengkaver semua kebutuhan. Untuk itu pihaknya menetapkan skala prioritas. Jalan yang kondisinya rusak akan digarap lebih dahulu. Sedangkan jalan yang rusak ringan hanya mendapat perawatan rutin sekadar mencegah kerusakan bertambah parah.

“Dana yang ada kira-kira baru memenuhi 30%-nya. Kami menjaga agar semua jalan di Wonogiri paling tidak dalam kondisi baik, ya minimal kondisinya sedang,” terang Kuncoro.

Sebelumnya, saat ditemui di ruang kerjanya, pekan lalu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Wonogiri, Prihadi Ariyanto, mengatakan DPU sudah menetapkan prioritas jalan yang akan digarap dengan anggaran tersebut pada tahun 2013. Untuk pemeliharaan jalan berkala ada 10 ruas jalan yang jadi prioritas. Sepuluh jalan itu tersebar di Kecamatan Ngadirojo, Jatiroto, Manyaran, Purwantoro, Girimarto, Selogiri, Nguntoronadi, Sidoharjo, dan Baturetno.

Sedangkan untuk peningkatan jalan, DPU berencana mendahulukan pekerjaan peningkatan jalan di 24 ruas jalan yang tersebar di hampir semua kecamatan, di antaranya Giritontro, Karangtengah, Purwantoro, Bulukerto dan Pracimantoro. Sementara itu, DAK pemeliharaan jalan dan dana bantuan provinsi senilai masing-masing Rp Rp5,42 miliar dan Rp1,18 miliar akan diprioritaskan untuk secara berurutan 13 ruas jalan dan empat ruas jalan.

“Kalau anggaran pemeliharaan rutin jalan sejauh ini sudah ada 35 ruas jalan yang masuk data kami. Tapi data itu bisa berkembang tergantung nanti kondisi di lapangan,” imbuh Prihadi.

Pihaknya berencana memulai pekerjaan jalan begitu curah hujan mulai berkurang, atau sekitar bulan Mei. “Akhir Maret sampai pertengahan April kami mempersiapkan lelang. Untuk selanjutnya pelaksanaan lelang butuh sekitar 45 hari sehingga pekerjaan dimulai Mei. Jadi pas hujan mulai berkurang,” rincinya.

Sumber: solopos

No comments:

Post a Comment